Senin, 06 Maret 2017

Taoge Goreng sebagai Penggemuk Badan


Jalan-jalan ke Bogor rasanya belum lengkap bila kita belum menikmati taoge goreng. Makanan khas Sunda ini memang layak untuk diberi acungan jempol, bukan saja karena kelezatannya, tetapi juga karena kandungan gizinya. Taoge goreng merupakan makanan tradisional yang sudah dikenal sejak puluhan tahun lalu. Walaupun dinamakan taoge goreng, namun sebenarnya taoge yang digunakan sama sekali tidak digoreng, tetapi hanya direbus.

                Membuat taoge goreng cukup mudah. Bahan utama yang diperlukan tentu saja berupa taoge atau kecambah. Taoge yang masih muda dan segar akan terasa gurih dan renyah di mulut dibandingkan taoge yang sudah tua. Taoge yang masih muda dapat dilihat dari warna putih yang lebih cerah.
                Bahan lain yang diperlukan dalam pembuatan taoge goreng adalah mi hokkien atau mi telur. Di pasaran, mi hokkien juga dikenal sebagai mi hongkong. Bentuk mi ini bulat dan halus, biasanya dijual dalam kondisi basah di dalam kemasan kedap udara. Mi jenis ini sangat cocok untuk dibuat mi goreng atau mi rebus.
Khasiat Taoge
                Selama ini orang sering menganggap taoge sebagai sayuran kaum miskin, karena harganya yang sangat murah dan mudah didapatkan di pasar tradisional. Padahal sesungguhnya taoge sangat kaya akan berbagai zat gizi.
                Taoge merupakan kecambah yang berasal dari biji-bijian, seperti kacang hijau, kacang kedelai atau kacang tunggak. Taoge yang berasal dari kacang hijau memiliki ujung kepala hijau, sedangkan taoge yang berasal dari kacang kedelai memiliki ujung kepala kekuningan.
                Taoge kedelai mengandung lebih banyak energi, protein, dan lemak daripada taoge kacang hijau. Dibandingkan dengan taoge kacang hijau dan kacang tunggak, taoge kacang kedelai memiliki keunggulan dalam hal energi, protein, lemak, dan vitamin A. Ditinjau dari kandungan kalsium dan fosfor, taoge kacang tunggak lebih unggul dibandingkan yang lainnya. Ketiga jenis taoge tersebut merupakan sumber vitamin C yang cukup bagus, yaitu sekitar 15-20 mg per 100 gramnya.
                Taoge diperoleh setelah biji dikecambahkan selama beberapa hari. Ukuran taoge memang tergolong sangat kecil dibandingkan dengan sayuran lain, namun manfaatnya bagi kesehatan sangatlah luar biasa. Sayuran taoge banyak sekali mengandung senyawa fitokimia yang sangat berkhasiat bagi kesehatan tubuh.
                Jika dibandingkan dengan biji kacangnya, maka biji taoge lebih bergizi. Kandungan proteinnya rata-rata 19 persen lebih tinggi dibandingkan dengan kandungan protein dalam biji aslinya. Hal tersebut disebabkan selama proses perkecambahan, terjadi pembentukan asam amino esensial yang merupakan penyusun protein. Selain itu, selama perkecambahan terjadi kenaikan kadar vitamin B hingga 2,5 sampai 3 kali lipat. Kandungan gizi taoge per 100 gram dapat dilihat pada tabel.
                Selama ini ada mitos makan taoge dapat meningkatkan kesuburan. Hal tersebut tidaklah salah karena di dalam taoge kaya akan vitamin E. Kadar vitamin E mengalami pengikatan dari 24-230 mg per 100 gram biji kering menjadi 117-662 mg per 100 gram kecambah. Vitamin E merupakan antioksidan yang dapat melindungi sel dari serangan radikal bebas. Dengan mengonsumsi taoge ada kemungkinan vitamin E-nya akan melindungi sel-sel telur dan spermatozoa dari berbagai kerusakan akibat serangan radikal bebas.
                Serangan radikal bebas pada spermatozoa kemungkinan dapat menyebabkan sel tersebut cacat, seperti abnormalitas pada bagian ekor atau kepala. Abnormalitas tersebut akan mengurangi mobilitasnya (daya gerak) dalam mencapai dan membuahi sel telur, sehingga sulit terjadi proses kehamilan. Sebaliknya, serangan radikal bebas pada sel telur wanita juga akan berdampak buruk, sehingga proses pembuahan tidak dapat berlangsung dengan baik. Akibatnya, akan menyebabkan sulitnya memperoleh keturuan.
                Penelitian yang dilakukan oleh Astawan dkk (1998) juga menunjukkan kecambah kedelai mempunyai khasiat menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi). Kemampuan tersebut terkait dengan adanya beberapa peptida di dalam taoge yang memiliki sifat sebagai penghambat kerja angiotensin I converting enzyme (ACE).
                Adanya ACE inhibitor (penghambat ACE) menyebabkan pengubahan angiotensin I menjadi II berlangsung lambat. Rendahnya konsentrasi angiotensin II inilah yang berkontribusi  terhadap pencegahan timbulnya hipertensi. Oleh karena itu, penderita hipertensi atau yang ingin menghindari penyakit tersebut, sebaiknya banyak mengonsumsi taoge kedelai.
                Estrogen alami yang terdapat dalam taoge juga berfungsi sama dengan estrogen sintetis, tetapi yang dari taoge kedelai tidak mempunyai efek sampingan. Estrogen dalam taoge secara nyata dapat meningktkan kepadatan dan susunan tulang, serta mencegah rapuh tulang (osteoporosis). Rajin makan taoge membantu wanita terhindar dari kanker payudara, gangguan menjelang menstruasi (premenstrual syndrome/PMS), keluhan semburat panas (hot flashes) pada pramenopause, dan gangguan akibat menopause.
Saponin dan Genistein
          Ketika biji-bijian dan kacang-kacang dikecambahkan, secara umum kadar saponinnya menanjak 450 persen. Saponin paling banyak ditemukan dalam taoge alfalfa. Para penyandang risiko stroke dan serangan jantung, ataupun penderita kolesterol tinggi, dianjurkan lebih banyak menyantap taoge. Saponin  dalam taoge akan menggelontor ‘lemak jahat’ LDI, tanpa mengganggu kandungan ‘lemak baik’ HDi.
                Sejumlah penelitian pada hewan percobaan menunjukkan saponin taoge juga diketahui  dapat membangkitkan sistem kekebalan tubuh, yaitu dengan cara menggenjot aktivitas sel pembunuh alami (natural killer cells), khususnya sel T-limfosit dan interferon. Selain sarat saponin, taoge juga padat zat antioksidan kuat yang dapat membentengi tubuh dari radikal bebas perusak sel DNA. Perlindungan ganda inilah yang menguatkan kesimpulan taoge sebagai sayuran yang membuat kita ‘lahir kembali’ menjadi lebih muda.
                James Dukes, Ph.D., seorang peneliti dan ahli botani dari Departemen Pertanian AS, menyatakan taoge kedelai juga kaya akan senyawa antikanker genistein. Mekanisme kerja genistein lebih efektif ketika benih kanker sudah mulai bersemi. Pada saat itulah genistein akan bekerja giat mengacaukan pasokan makanan bagi sel-sel kanker, sehingga mereka akhirnya mati.
                Namun, pasien wanita pengidap kanker payudara yang tengah menjalani terapi pengobatan dengan tamoksifen, dianjurkan untuk membatasi konsumsi taoge. Artinya. Taoge hanya perlu dibatasi jika kita menderita jenis tumor atau kanker yang berkaitan dengan estrogen.
                Makan taoge goreng juga kaya akan energi. Selain itu dari taoge, sumbangan energi terbesar pada taoge goreng berasal dari bagian mi. Kandungan energi pada 100 gram mi hampir sama dengan kandungan energi pada 100 gram nasi. Oleh karena kandungan energinya yang tinggi inilah, maka sebaiknya taoge goreng tidak dianggap sebagai makanan selingan atau jajanan. Taoge goreng dapat disajikan sebagai salah satu menu makanan utama dalam pola tiga kali makan sehari.

Baca juga: Madu Pengggemuk Badan
Kontribusi Taoco
          Salah satu komponen bumbu taoge goreng adalah taoco. Taoco merupakan salah satu jenis produk fermentasi yang telah lama dikenal dan disukai oleh sebagian masyarakat Indonesia, terutama di Jawa Barat. Taoco memilki rasa asin, manis, dan gurih yang khas, sehingga dari konsumsi taoge goreng akan didapatkan sensasi yang khas pula.
                Berbeda dengan pembuatan tempe, pada pembuatan taoco sering ditambahkan berbagai jenis tepung seperti tepung terigu, tepung beras atau tepung beras ketan. Penambahan tepung tersebut bertujuan untuk merangsang pertumbuhan kapang dan sebagai sumber lignin, glikosida, asam glutamate. Glutamat inilah yang membuat taoco berasa gurih.
                Selama proses fermentasi garam, enzim-enzim hasil dari fermentasi kapang akan memecah komponen-komponen gizi dari kedelai menjadi senyawa-senyawa yang lebih sederhana. Hal tersebut menguntungkan karena menyebabkan kandungan gizi pada taoco menjadi lebih mudah dicerna tubuh kita. Protein kedelai akan diubah menjadi asam amino, sedangkan akan diubah menjadi senyawa organik. Kandungan protein pada taoco akan menambah tingginya kandungan protein pada taoge goreng sehingga menjadikan makanan tersebut memiliki protein yang cukup baik.
                Selain itu, bumbu lain yang tidak boleh ketinggalan dalam pembuatan taoge goreng adalah oncom. Oncom merupakan produk yang dapat dibuat dengan cara memanfaatkan bahan limbah, seperti bungkil kacang tanah dan ampas tahu, melalui proses fermentasi dengan menggunakan jasa mikroorganisme berupa kapang. Kapang itu sendiri dapat dianggap sebagai pabrik penghasil zat-zat gizi, sebab proses fermentasi oleh kapang dapat meningkatkan nilai dan mutu gizi produk akhir, beberapa kali lipat lebih banyak dibandingkan bahan asalnya. Jadi meskipun oncom berasal dari limbah, namun nilai gizinya juga dapat memperkaya kandungan gizi pada taoge goreng, terutama kandungan protein, lemak, dan seratnya.
                Pada taoge goreng, jenis oncom yang sering digunakan adalah oncom merah. Oncom merah umumnya dibuat dari ampas tahu, yaitu kedelai yang telah diambil proteinnya dalam pembuatan tahu. Sedangkan oncom hitam umumnya dibuat dari bungkil kacang tanah yang kadangkala ampas (onggok) singkong atau tepung singkong, agar mempunyai tekstur yang lebih baik dan lebih lunak.
                Oncom merah dihasilkan oleh kapang Neurospora sitophila, sedangkan oncom hitam dihasilkan oleh kapang Rhizopus oligosporus. Jadi, warna merah atau hitam pada oncom ditentukan oleh warna pigmen yang dihasilkan oleh kapang yang digunakan dalam proses fermentasi.
                Bumbu taoge goreng biasanya juga dicampur dengan berbagai bahan pendukung lainnya seperti bawang merah, bawang putih, dan berbagai sayuran seperti kucai. Dapat juga ditambahkan hancuran udang atau daging kepiting untuk meningkatkan cita rasa dan kadar proteinnya. Bumbu-bumbu tersebut ditumis dan ditambah dengan garam, gula, dan kecap manis. Penumisan dilakukan hingga kuah agak mengental. Setelah itu, bumbu tersebut disiramkan ke atas taoge dan mi yang telah direbus. Akan lebih enak lagi jika taoge goreng dikonsumsi dalam keadaan panas, karena selain berasa lebih nikmat, juga tidak berbau amis.
Tabel Komposisi Zat Gizi Aneka Taoge Per 100 Gram
Zat Gizi
TAOGE KACANG HIJAU
TAOGE KACANG KEDELAI
TAOGE KACANG TUNGGAK
Energi (kkal)
23
67
35
Protein (g)
2,9
9,0
5,0
Lemak (g)
0,2
2,6
0,2
Karbohidrat (g)
4,1
6,4
5,8
Kalsium (mg)
29
50
57
Fosfor (mg)
69
65
88
Zat Besi (mg)
0,8
1,0
1,0
Vit A (SI)
10
110
0
Vit B1 (mg)
0,07
0,23
0,07
Vit C (mg)
15
15
15
Air (g)
92,4
81,0
88,0
Sumber : Direktorat Gizi Departemen Kesehatan RI (1992)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar