Minggu, 12 Februari 2017

Semur Bergizi dapat Menaikkan Berat Badan



Semur
                Kata semur berasal dari bahasa Belanda, smoor, yang artinya masakan daging yang direbus dengan tomat dan bawang secara perlahan. Masakan ini merupakan tradisi kuliner Indonesia yang telah melebur dengan resep masakan Belanda, China, dan India.
                Semur terdiri dari dua komponen utama, yaitu bagian kuah dan bagian isi. Bagian kuah tersusun dari air dan aneka bumbu, seperti : bawang merah, bawang Bombay, kecap manis, pala, dan cengkeh. Kecap manis merupakan komponen bumbu yang paling penting dalam proses pembuatan semur karena berfungsi untuk menguatkan cita rasa, yang berpadu padan harmonis dengan bahan-bahan lainnya.
                Bagian isi merupakan komponen utama penentu kandungan gizi suatu semur. Bagian isi sangat beragam, dapat berupa: daging, tahu, tempe, telur, ikan, kentang, dan lain-lain, sesuai dengan anggaran biaya yang tersedia dan selera masyarakat di daerah masing-masing.
Variasi Semur
          Memilki sejarahnya, semur memang telah menjadi kuliner turun-temurun di bumi nusantara. Setiap daerah memilki karakteristik khas masing-masing dalam menyiapkan hidangan ala semur. Hidangan ini biasanya identik dengan masakan rumahan yang membangkitkan nostalgia para penikmatnya terhadap kampung halaman masing-masing.
                Jenis semur yang ada di Indonesia antara lain: semur betawi (Jakarta), semur manado (Sulawesi Utara), semur lidah (Bali), semur daging (Aceh), semur goreng (Samarinda), semur ikan (Puwokerto), semur ternate (ditambahkan cuka), semur santan (Maluku), semur terong, semur tahu (Jawa Barat), dan lain.
                Semur Betawi. Pada zaman dulu, semur betawi adalah hidangan yang disiapkan secara bergotong-royong. Sebelum tiba hari raya lebaran atau hari besar lainnya, sekelompok masyarakat Betawi akan mengumpulkan uang (patungan) untuk membeli seekor kerbau. Kerbau ini  kemudian dipelihara hingga tiba waktunya untuk disembelih dan diolah secara bersama-sama menjadi hidangan semur. Oleh karena setiap orang turut andil dalam proses penyiapannya, maka hidangan ini juga disebut sebagai “semur andilan”. Setelah matang, semur betawi akan dibagikan dan disantap dengan menggunakan ketupat, sayur papaya, dan kembang goyang.
                Semur Samarinda. Hidangan ini biasa disajikan saat sarapan pagi. Keunikan rasa semur samarinda, terletak pada penggunaan pala yang cukup banyak. Selain itu, kunci kelezatannya adalah takaran kecap manis yang digunakan. Semur khas Samarinda dimasak dengan 11 jenis bumbu selama 1,5 jam.
                Ada dua jenis semur samarinda, yang pertama semur yang menggunakan bahan dasar daging sapi. Semur jenis ini biasa disantap dengan nasi goreng , acar, dan kerupuk. Jenis kedua adalah semur soun yang menggunakan bahan dasar daging ayam. Semur ini biasa dihidangkan dengan nasi kuning dan serundeng kelapa.
                Malbi Palembang. Malibi adalah hidangan yang dibuat pada hari raya lebaran atau hajatan pernikahan. Malbi merupakan jenis masakan yang memilki cita rasa agak berbeda dari kuliner khas Palembang lainnya yang cenderung pedas. Malbi memilki rasa dominan manis yang berasal dari kecap yang digunakan. Oleh karena itu, masyarakt Palembang biasa menyantap malbi dengan sambal nanas yang pedas serta acar yang juga memberikan rasa asam pedas. Penggunaan nanas pada sambal, berasal dari pengaruh budaya China yang selalu mengaitkan makanan dengan obat. Kadar kolesterol pada daging diseimbangkan dengan penawarnyam yaitu nanas. Rasa asam juga terasa signifikan karena penggunaan asam jawa dalam pengolahannya.
                Bahan dasar yang digunakan adalah daging sapi bagian paha dan sirloin. Malbi dengan 2-3 kilogram daging sapi membutuhkan waktu memasak sekitar 1,5 jam. Nasinya disebut nasi minyak, yang menurut adat setempat merupakan representasi dari nasi kebuli. Malbi lahir dari perpaduan budaya Arab, India, dan China. Tentu ini salah satu cara lain dalam menggemukkan badan secara cepat.
Kandungan Gizi Semur
          Keutamaan dari semur adalah bumbu rempahnya, bukan pada daging-nya. Selain itu, nilai tradisi di dalamnya juga sudah memperhitungkan kesehatan. Semur tak dihidangkan sendirian. Tersedia juga acar atau sajian pendamping lain, yang fungsinya menjadi penawar kolesterol dari daging.
                Pada awalnya konotasi semur lekat dengan hidangan daging sapi yang diolah dalam kuah berwarna cokelat pekat, namun kemudian dikreasikan dengan daging kambing, ayam, telur, juga untuk produk nabati, seperti tahu, tempe, terong, dan lain-nya. Data kandungan gizi per 100 gram beberapa jenis semur disajikan pada Tabel.
                Hidangan semur tidak hanya enak untuk dinikmati, tetapi juga mengandung zat gizi yang cukup lengkap. Kandungan gizi  dari semur tentunya tergantungdari bahan dasar yang digunakan. Selain sebagai sumber protein, berdasarkan Tabel, dapat dilihat bahwa semur juga banyak mengandung mineral kalium dn fosfor yang penting bagi kesehatan tubuh. Kalium merupakan elektrolit utama cairan di dalam sel. Mineral ini sangat  penting dalam mengatur tekanan osmotil, keseimbangan asam-basa dan memegang peranan penting dalam metabolisme air. Fosfor bersama-sama dengan kalsium berperan dalam pembentukan tulang dan gigi.
                Semur juga mengandung beberapa jenis vitamin, antara lain vitamin A, B1, B2, B6 dan vitamin C. Vitamin merupakan zat gizi yang penting dan dibutuhkan  untuk metabolisme tubuh manusia. Vitamin tidak dapat diproduksi oleh tubuh manusia, tetapi harus diperoleh dari makanan sehari-hari. Fungsi khusus vitamin adalah sebagai kofaktor (elemen pembantu) untuk reaksi enzimatik. Vitamin juga berperan dalam berbagai macam funsi tubuh lainnyam termasuk regenerasi kulit, penglihatan, sistem susunan saraf, sistem kekebalan tubuh, dan pembekuan darah.
Baca juga: Cara menaikkan berat badan dengan madu penggemuk badan


Tabel Kandungan Gizi Per 100 Gram Aneka Semur
Komponen
Satuan
Semur Tahu
Semur Kentang
Semur Daging
Semur Daging Ayam Beku
Energi
kkal
137
118
221
459
Protein
g
13,7
8,9
11,1
10,8
Lemak
g
4,5
2,3
16,2
47,6
Karbohidrat
g
10,6
15,4
15,5
0
Serat pangan
g
0,4
0,6
1,9
0
PUFA
g
0,9
0,1
9,3
2,4
Kolesterol
mg
28
21
0
32
Vitamin A
mcg
0
194
209
16
Vitamin B1
mg
0,1
0,1
0,3
0
Vitamin B2
mg
0,1
0,1
0,1
0,1
Vitamin B6
mg
0,2
0,2
0,2
0,1
Vitamin C
mg
0
3
16
0
Natrium
mg
26
26
13
29
Kalium
mg
190
216
488
73
Kalsium
mg
34
6
61
5
Magnesium
mg
41
14
65
8
Fosfor
mg
117
79
146
72
Besi
mg
2,4
0,7
2,1
0,6
Seng
mg
2,1
1,5
1,1
0,7
Sumber : Nutrisurvey Indonesia (2005)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar