Kamis, 19 Januari 2017

Laksa untuk Tips Cepat Gemuk




                Laksa merupakan jenis makanan perpaduan Tiongkok dam Melayu, terbuat dari mi yang disiram dengan kuah berbumbu. Kata “laksa” diambil dari bahasa Sansekerta yang artinya “banyak”. Dengan demikian, secara sederhana laksa dapat diartikan sebagai mi dengan banyak bumbu. Makan laksa terlalu banyak dapat membuat cepat gemuk.


                Pada dasarnya ada tiga jenis laksa, yaitu laksa kari, laksa asam, dan laksa jenis lainnya. Sesuai dengan namanya, laksa kari, merupakan laksa yng berbumbu kari. Contohnya adalah laksa lemak dan laksa katong dari Singapura, serta laksa dari Malaysia. Laksa asam merupakan laksa yang berbumbu asam. Contohnya adalah laksa johor, laksa ipoh, dan laksa lainnyya yang berasal dari Malaysia. Sedangkan laksa jenis lain merupakan laksa hasil kreasi masyarakat Indonesia, seperti : laksa Bogor, laksa Betawi, dan laksa Palembang.
Masing-masing daerah mempunyai bumbu laksa yang berbeda-beda. Pada umumnya, laksa berisi mi,potongan daging ayam, telur rebus, dan taoge. Terkadang ke dalam laksa juga ditambahkan daun kemangi atau irisan bawang goring, agar aromanya menjadi lebih harum. Kuah laksa biasanya berupa kuah santan berbumbu kari dengan rasa pedas cabai. Laksa semakin nikmat jika disajikan dalam keadaan panas.
Laksa yang cukup terkenal di Indonesia adalah laksa bogor dn laksa betawi. Laksa bogor kuahnya gurih dengan aroma harum dari kunyit. Laksa bogor berisi ayam, udang, telur, dan bihun. Laksa bogor biasanya disajikann bersama dengan sambal cuka. Laksa betawi sebenarnya mirip sekali dengan laksa bogor, hanya saja kuahnya lebih kental. Sambalnya yang khas dan perahan jeruk nipis, kian menambah kelezatan laksa Betawi.
Laksa tidak hanya merupakan seni kuliner yang menarik di Indonesia, tetapi juga berkembang dengan baik di Malaysia dan Singapura. Laksa penang dari Malaysia ditandai dengan kuahnya yang bening dan rasanya yang asam pedas. Yang membuat unik adalah di Malaysia terdapat daun laksa atau yang lebih dikenal dengan nama daun kesum. Di Malaysia, daun ini biasanya juga ditambahkan dalam membuat laksa. Berbeda dengan laksa di Indonesia dan Malaysia, laksa yang dikembangkan di SIngapura, menggunakan kemiri yang telah disangrai sehingga rasa kuahnya menjadi lebih gurih.

Padat Gizi
                Salah satu bahan penting dalam laksa adalah daging ayam. Ini bikin gemuk badan alami. Daging ayam memang merupakan salah satu sumber protein hewani yang penting bagi tubuh. Daging ayam juga kaya akan mineral kalsium  dan fosfor yang penting untuk pembentukan dan pertumbuhan tulang. Selain protein, daging ayam menyumbangkan energi yang cukup besar bagi tubuh, yaitu yang berasal dari kandungan protein dan lemaknya. Komposisi gizi per 100 gram daging ayam adalah: 302 kkal energi; 18,2 gram lemak; 200 mg fosfor; 278 RE vitamin A.
                Seperti halnya daging ayam, telur ayam juga memberikan sumbangan protein dan lemak yang tinggi, yang di dalam tubuh juga merupakan sumber energi. Komposisi gizi per 100 gram telur ayam adalah: 162 kkal energi; 12,8 gram proteim; 11,5 gram lemak; 180 mg fosfor; 309 RE vitamin A. Khusus dari bagian kuning telurnya akan diperoleh vitamin A, D, E dan K yang cukup besar.
                Bahan penting lainnya dalam laksa adalah mi, bihun, atau soun. Ketiga bahan ini hanya kaya akan karbohidrat, tetapi miskin zat-zat gizi lainnya. Kandungan karbohidrat per 100 gram mi kering, bihun, dan soun masing-masing adalah 50,0 gam; 82,1 gram; dan 78,7 gram; sedangkan sumbangan energinya masing-masing adalah 337 kkal, 360 kkal, dan 363 kkal.
                Keberadaan santan berkontribusi besar terhadap kelezatan laksa, sebab santan merupakan sumber lemak. Peranan lemak sangat penting bagi tubuh, khususnya sebagai penyedia energi. Oleh karena itu, konsumsi santan yang berlebihan akan memberikan sumbangan energy yang besar bagi tubuh. Kandungan energy santan kental tentu saja lebih besar dibandingkan santan encer. Kadar lemak per 100 gram santan encer dan santal kental, masing-masing adalah 10 gram dan 34 gram, sehingga sumbangan anerginya per 100 gram masing-masing sebesar 122 kkal dan 324 kkal.

Bumbu Hambat Kolesterol
          Selain berperan untuk mendongkrak cita rasa laksa, komponen bumbu juga memberikan sumbangan zat-zat gizi dan non gizi yang berkontribusi terhadap kesehatan tubuh. Komposisi zat gizi beberapa jenis bumbu yang dipakai dalam pembuatan laksa dapat dilihat pada Tabel. Walaupun dipakai dalam jumlah sedikit, tetapi kombinasi antarbumbu akan memberikan sumbang zat gizi yang lumayan.
                Bawang merah ketumbar mengandung senyawa flavonoid dan saponim yang dapat menurunkan kadar kolesterol darah. Senyawa tersebut menghambat penyerapan kolesterol dan membantu memperlancar keluarnya kolesterol dari dalam tubuh. Pada kemiri juga terdapat senyawa yang berperan menurunkan kadar kolesterol darah, yaitu senyawa fitosterol.
                Senyawa kurkumin pada kunyit, minyak atsiri pada jahe, dan senyawa allisin pada bawang putih berperan penting sebagai antioksidan. Keberadaan antioksidan sangat penting untuk melawan serangan radikal bebas. Radikal bebas merupakan komponen berbahaya yang dapat merusak sel-sel tubuh, sehingga menimbulkan berbagai penyakit. Dengan adanya antioksidan, maka beberapa penyakit yang muncul akibat radikal bebas dapat dicegah.

Harus Diimbangi Konsumsi Serat
                Kandungan energi dalam laksa cukup besar, yaitu berasal dari daging ayam, telur, mi/bihun/soun, dan santan. Konsumsi energy yang berlebihan dan dalam jangka waktu lama, akan disimpan tubuh dalam bentuk lemak. Dalam mengonsumsi laksa, sebaliknya ditambahkan sayuran seperti tomat, kol, taoge, daun bawang atau seledri, dan lan-lain. Hal itu dimaksudkan untuk meningkatkan perolehan aneka vitamin, mineral, dan serat yang penting untuk kesehatan tubuh.
                Menurut karakteristik fisik dan pengaruhnya terhadap tubuh, serat pangan dibagi atas dua golongan besar, yaitu serat pangan larut air (soluble dietary fiber) dan serat pangan tidak larut air (insoluble dietary fiber). Serat pangan larut air merupakan komponen serat yang dapat di dalam air dan juga dalam saluran pencernaan. Komponen serat ini dapat membentuk gel dengan cara menyerap air.
                Fungsi utama dari serat bahan pangan larut air adalah:
(1)    Memperlambat kecepatan pencernaan dalam usus sehingga aliran energi ke dalam tubuh menjadi berkurang,
(2)    Memberikan perasaan kenyang yang lebih lama,
(3)    Memperlambat kemunculan gula darah (glukosa) sehingga membutuhkan sedikit insulin untuk mengubah glukosa menjadi energy,
(4)    Membantu mengendalikan berat badan dengan memperlambat munculnya rasa lapar,
(5)    Meningkatkan kesehatn saluran pencernaan dengan cara meningkatkan motilitas (pergerakan) usus besar,
(6)    Mengurangi risiko penyakit jantung,
(7)    Mengikat asam empedu,
(8)    Mengikat asam lemak dan kolesterol, kemudian mengeluarkannya melalui feses (proses buang air besar).

                Serat pangan tidak larut adalah serat yang tidak dapat larut, baik di dalam air maupun di dalam air maupun di dalam saluran pencernaan. Sifat yang menonjol dari komponen serat ini adalah kemampuannya menyerap air serta meningkatkan tekstur dan volume feses sehingga maknanan dapat melewati usus besar dengan cepat dan mudah.
                Fungsi utama dari serat pangan tidak larut air adalah:
(1)    Mempercepat waktu transit (waktu tinggal) makanan dalam usus dan meningkatkan berat feses
(2)    Memperlancar proses buang air besar, dan
(3)    Mengurangi risiko wasir, divertikulosis dan kanker usus besar.

 Vitamin Penggemuk Badan



Tabel Komposisi Zat Gizi Per 100 Gram Bahan Penyusun Laksa
ZAT GIZI
DAGING AYAM
TELUR AYAM
SANTAN KENTAL
MI KERING
BIHUN
SOUN
Energi (kkal)
302
162
324
337
360
363
Protein (g)
18,2
12,8
4,2
7,9
4,7
8,7
Lemak (g)
25
11,5
34,3
11,8
0,1
0,4
Karbohidrat (g)
0
0,7
55,6
50,0
82,1
78,7
Kalsium (mg)
14
54
14
49
6
20
Fosfor (mg)
200
180
45
47
35
80
Besi (mg)
1,5
2,7
1,9
2,8
1,8
0,3
Vitamin A (RE)
278
309
0
0
0
0
Vitamin B (mg)
0,08
0,1
0,02
0,01
0
0,10
Vitamin C (mg)
0
0
2
0
0
0
Air (g)
55,9
74
54,9
28,6
12,9
11,7
Sumber : Direktorat Gizi, Departemen Kesehatan RI (2004)

Tabel Komposisi Zat Gizi Per 100 Gram Bumbu Penyusun Laksa
ZAT GIZI
KETUMBAR
KEMIRI
JAHE
BAWANG MERAH
BAWANG PUTIH
KUNYIT
Energi (kkal)
404
636
51
39
95
63
Protein (g)
14,1
19
15
1,5
4,5
2
Lemak (g)
16,1
63
1
0,3
0,2
2,7
Karbohidrat (g)
54,2
8
10,1
0,2
23,1
9,1
Kalsium (mg)
630
80
21
36
42
24
Fosfor (mg)
370
200
39
40
134
78
Besi (mg)
17,9
2
1,6
0,8
1
3,3
Vit A (RE)
196
0
30
0
0
0
Vit B (mg)
0,2
0,06
0,02
0,03
0,22
0,03
Vit C (mg)
0
0
4
2
15
1
Air (g)
11,2
7
86,2
88
71
84,9
Sumber: Direktorat Gizi, Depkes (2004)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar